pertanyaan diskusi tentang e business
jawab a.Mengurangi pengulangan data b.Mencapai indenpendensi data c.Mengambil data dan informasi secara tepat d.Meningkatkan keamanan e.Sistem manajemen database memungkinkan pembuatan dan penyimpanan database f.Penyediaan isi bagi pengguna pemograman khusus yang mahal. g.meningkatkan performa perusahaan.
ViewPERTANYAAN DISKUSI PERUBAHAN ORGANISASI DAN MANAJEMEN AKUNTANSI 1 at Universitas Diponegoro. PERTANYAAN DISKUSI PERUBAHAN ORGANISASI DAN MANAJEMEN STRES Pertanyaan ini disusun BUSINESS 120. Project Management; Personal Finance; Credit history; Credit rating; e Invest 50 per month for the next 18 years for my nephews
a Mempersiapkan produk berstandar nasional dan internasional b) Memperluas jaringan dengan pemasaran aktif online c) Mengikuti pameran local maupun internasional d) Harus memiliki barometer produk yang sejenis e) Sosialisasikan produk ke industry yang sesuai dengan target dan segmen pasar 3. Beberapa manfaat yang dari adanya CSR:
Pertanyaandan jawaban kerangka konseptual akuntansi sekotr publik (ASP) Syauqi Subuh 2016-11-26T00:44:00+07:00 5.0 stars based on 35 reviews PERTANYAAN DAN JAWABAN DARI KELOMPOK 4 MENGENAI KERANGKA KONSEPTUAL AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK Anggota Kelompok 4: 1. Akuntansi Sektor Publik.
Partnersuche Für Alleinerziehende Mütter Und Väter. 10 PERTANYAAN TENTANG E-BUSINESS DAN E-COMMERCE 1. Sebutkan langkah – langkah sukses dalam membangun bisnis e – commerce? 2. Uraikan secara singkat langkah-langkah transaksi elektronik dengan menggunakan credit card ? 3. Sebutkan macam –macam model bisnis e – commerce dan berikan contoh masing – masing model tersebut? 4. Apa yang membedakan transaksi e – commerce dengan transaksi lainnya ? Sebutkan dan jelaskan minimal 5. Langkah bisnis dalam e – commerce ? 6. Jelaskan mengenai standar jaringan ! 7. Apakah fungsi pengelolaan infrastruktur E-Business? 8. Berapa besar pengaruh domain pada E- Business ? 9. Apa saja faktor pendukung dan penghambat E-commerce ? 10. Keuntungan dan kerugian dari e-business? Postingan populer dari blog ini PENERAPAN E-BUSINESS PADA PERUSAHAAN TOKOPEDIA adalah salah satu website E-commerce terbesar di Indonesia yang dimiliki dan dijalankan oleh PT. Tokopedia. Tokopedia menyediakan sarana penjualan dari kustomer-ke-kustomer dimana siapa pun bisa membuka toko online yang melayani calon pembeli dari seluruh Indonesia. User, yang kerap disebut tokopediawan, bisa menjual barang baru maupun bekas melalui Tokopedia walaupun mayoritas produk yang dijual di Tokopedia adalah barang baru yang dijual pada harga yang sudah ditentukan. Sejarah Tokopedia menerima pendanaan awal sebesar Rp. 2,5 miliar dari PT. Indonusa Dwitama anak perusahaan dari Nusapati Group yang merupakan perusahaan investasi di bidang tambang boksit, penanaman kelapa sawit, toko daring, trading dibidang minyak & energi serta jasa keuangan pada Februari 2009. Saat masih dalam versi "tertutup" dimana pengguna hanya berdasarkan undangan, Tokopedia memenangkan BubuAwards 2009 dengan kategori “Corporate Awards E- Economies of Scope Economies of Scale dengan Economies of Scope Konsep dasar pengertian economies of scale dan economies of scope A. Economies of scale Semakin banyak volume out put maka biaya rata-rata produksi semakin kecil sehingga keuntungan semakin besar. B. Economies of scope Apabila perusahaan menghasilkan beragam jenis out put maka biaya rata-rata produksinya akan semakin kecil. Penjelasan deskriptif economies of scale dan economies of scope Seiring dengan terjadinya peningkatan output, biaya rata-rata perusahaan untuk menghasilkan output akan cenderung menurun, setidaknya dalam beberapa h al atau input produksi. Hal ini terjadi dikarenakan beberapa alasan seperti a. Jika perusahaan beroperasi pada skala yang lebih besar, pekerja dapat mengkhususkan diri dalam kegiatan di mana mereka paling produktif b. Skala dapat membuat pekerjaan lebih fleksibel. Dengan adanya variasi dari kombinasi input yang digunakan untuk menghasilkan o
Saya kok yakin banget kalau yang mencari pertanyaan tentang etika bisnis ini dilakukan oleh mahasiswa tengil untuk memojokkan temannya yang sedang presentasi? Kalau benar begitu, ya sudah tidak apa-apa. Tapi, jangan keseringan agar ia tak kembali ke wajahmu. Dan lagi, soal nilai itu sebenarnya nggak perlu dirisaukan. Kalau nilai ujianmu bagus, pendapatmu ketika diberi pertanyaan bagus, dan juga pertanyaan kamu berbobot, kamu tidak perlu mencari lagi soal pertanyaan tentang etika bisnis di mesin pencari. Padahal loh, membuatnya sangat mudah. Hal yang perlu kamu lakukan hanya belajar diktat terkait etika bisnis yang disarankan oleh dosenmu. Pelajarilah hal fundamentalnya seperti isi dan juga tujuan dari adanya etika bisnis dalam perusahaan, nantinya kamu bisa langsung merinci mengenai apa saja faktor, komponen, dan bahkan dengan membuat pertanyaan sendiri. Sebatas pengalaman saya, sih, kalau ada yang mencari pertanyaan tentang etika bisnis di mesin pencari, biasanya kamu sangat malas belajar, malas dengerin dosen, dan juga mager buat mikir. Kalau gitu, dengan berat hati saya katakan, percuma saja kuliah. Mending berhenti aja, hehe. Nggak, bercanda. Silakan berlakulah sesukamu, termasuk untuk menyudutkan temanmu yang sedang presentasi. Itupun kalau kamu tidak keberatan dicap sebagai teman yang tidak setia, nggak punya hati nurani, dan hanya mau nilai dari dosen saja. Hal tersebut merupakan yang paling saya tentang. Kalau ada yang menanyakan seperti itu waktu saya di kelas, jangan harap bisa tenang setiap ada pertemuan. Biasanya akan tambah saya cecar sampai habis itu alasan yang ada di kepala. Mau menyusahkan teman? Saya kembalikan kesusahannya. Bagi yang masih ngebet pengin ngerti, silakan simak beberapa contoh pertanyaan tentang etika bisnis berikut ini. Pertanyaan tentang Etika Bisnis dan Tanggung Jawab SosialPertanyaan Sulit tentang Etika Bisnis dan Tanggung Jawab SosialPertanyaan tentang Teori Etika BisnisPertanyaan Essay tentang Etika BisnisPertanyaan tentang Etika Bisnis dalam Dunia ModernPertanyaan tentang Etika Bisnis dalam Manajemen SDMPertanyaan tentang Etika Bisnis dalam IslamPertanyaan tentang Etika Bisnis dan ProfesiPertanyaan tentang Etika Bisnis dalam PemasaranPertanyaan tentang Etika Bisnis terhadap Konsumen Pertanyaan tentang Etika Bisnis dan Tanggung Jawab Sosial Lebih baik, pertanyaan yang kamu ajukan harus dari yang mudah terlebih dahulu. Pertanyaan berikut ini sangat cocok jika kamu lontarkan saat awal sesi tanya jawab telah dibuka. Begini contohnya. Bagaimana penerapan etika bisnis pada perusahaan yang kamu teliti atau kamu pilih? Apa saja manfaat penerapan etika bisnis terhadap perusahaan? Mengapa setiap perusahaan perlu menerapkan etika bisnis dan juga tanggung jawab sosial? Seperti yang telah dikatakan, berikan saja dulu pertanyaan yang mudah-mudah atau pembuka. Setelah itu, terserah kamu mau menanyakan yang sesulit apapun. Hitung-hitung buat pemanasan. Pertanyaan Sulit tentang Etika Bisnis dan Tanggung Jawab Sosial Memang, diskusi tentang etika bisnis dan tanggung jawab sosial sangat menarik untuk dilakukan. Pasalnya, memang seringkali ditemukan ada perusahaan yang tidak menerapkan etika bisnis dan membuatnya tidak peduli terhadap tanggung jawab sosial yang seharusnya dilakukan. Silakan ajukan beberapa pertanyaan ini dalam diskusi tersebut Dalam etika bisnis, terdapat istilah etika utilitarianisme. Dengan hasil materi yang sudah dipaparkan tadi, bagaimana kalian menjawab bahwa perusahaan yang dipilih sudah menerapkannya atau belum? Secara teoritis, ada sekitar empat teori moral dalam etika bisnis. Menurut kelompok yang sedang presentasi, apakah ada kemungkinan bahwa satu perusahaan bisa memegang keempat teori moral tersebut dan menerapkannya tanpa adanya pro-kontra dari masyarakat? Setiap keputusan yang diambil oleh perusahaan, selalu memiliki dampak yang signifikan terhadap masyarakat. Terhadap keputusan tersebut, terkadang ada yang pro dan juga ada yang kontra atau menolaknya. Menurut kelompok yang presentasi, bagaimana menyelesaikan tuntutan kelompok kontra? Nah, itu tanyain aja kalau kamu memang berniat untuk memojokkan teman-teman yang sedang presentasi di kelas. Namun jangan lupa untuk terus menyimaknya. Nanya doang tapi nggak menyimak jawabannya, adalah seburuk-buruknya perilaku dalam lingkar pertemanan. Kalau di awal sudah dimulai dengan yang mudah dan juga yang lumayan membutuhkan waktu untuk menjawab, sekarang mulai bertanya secara teoritis saja. Etika bisnis juga menjelaskan sedikit tentang teori keadilan sosial yang dibikin oleh John Rawls yang mengatakan bahwa teorinya ingin menyelesaikan kontroversi yang menjadi dilema antara liberty dan equality. Apakah hal ini bisa dimungkinkan untuk diterapkan oleh perusahaan? Dalam etika bisnis, sudah diketahui tentang prinsip yang harus dipegang teguh oleh perusahaan dan sebisa mungkin diterapkan secara utuh. Namun, apakah kondisi ideal untuk memegang prinsip tersebut bisa terlaksana dengan baik untuk diterapkan? Bagaimana contoh penerapan etika bisnis yang sederhana dalam setiap kegiatan bisnis sesuai dengan yang kamu ketahui? Pertanyaan Essay tentang Etika Bisnis Contoh pertanyaan tentang etika bisnis yang bisa kamu gunakan untuk memberikan soal essay yakni sebagai berikut Apakah dalam teori relativisme etika bisnis ada aturan baku yang mengaturnya? Jika ada, sebutkan. Apa saja yang harus dilakukan perusahaan agar penerapan etika bisnis bisa berhasil? Apa saja dampak negatif yang akan didapatkan jika dalam suatu perusahaan tidak diterapkan etika bisnis? Pertanyaan tentang Etika Bisnis dalam Dunia Modern Pertanyaan tentang Etika Bisnis Di dunia modern ini, sepertinya etika menjadi salah satu pembahasan yang sudah asing di telinga banyak orang. Pasalnya, ideologi cuanisme’ sudah merajalela dan cenderung ingin melakukan apapun tanpa adanya kompas moral yang jelas. Nah, dalam etika bisnis, ada beberapa pertanyaan mendasar yang bisa kamu sampaikan Apa saja etika bisnis yang harus diterapkan dalam perusahaan? Sebutkan contoh secara praktiknya saja! Menurut kamu, apa saja contoh etika bisnis yang buruk dan seharusnya tidak dilakukan dalam dunia modern saat ini? Apakah etika masih penting dalam perusahaan di dunia modern yang cenderung bebas nilai? Pertanyaan tentang Etika Bisnis dalam Manajemen SDM Sebenarnya, penerapan etika bisnis itu penerapannya bisa secara menyeluruh atau tidak hanya terbatas pada bidang. Salah satunya adalah di bidang manajemen SDM. Bagaimana contoh pertanyaannya? Nih, kira-kira begini Apa saja konsekuensi yang akan didapatkan oleh SDM dalam perusahaan jika melakukan perilaku yang melanggar etika atau perilaku tidak etis? Apa saja yang menyebabkan karyawan, pegawai, dan yang sejenis bisa sampai melakukan perilaku tidak etis? Bagaimana implementasi etika bisnis di dalam manajemen sumber daya manusia yang kamu ketahui? Bagaimana kamu merencanakan strategi yang tepat agar sumber daya manusia dalam perusahaan bisa menerapkan seluruh konsep etika? Pertanyaan tentang Etika Bisnis dalam Islam Soal tentang etika bisnis islam ini bisa kamu ajukan untuk menguji seberapa pemahaman tentang etika bisnis menurut Islam yang sebelumnya telah dijelaskan. Begini contohnya Apa saja prinsip yang melandasi Nabi Muhammad SAW ketika menjalankan transaksi dalam perdagangan? Silakan sebutkan apa saja kaidah yang diupayakan oleh Nabi Muhammad SAW untuk pedagang profesional! Bagaimana penjelasan bisnis menurut Nabi Muhammad SAW sesuai dengan apa yang ada dalam Islam? Jelaskan beberapa aturan moral yang bisa dikategorikan ke dalam lingkungan halal dan juga haram! Pertanyaan tentang Etika Bisnis dan Profesi Biasanya, kalau pertanyaan etika bisnis dalam urusan profesi, ada kaitannya dengan apa pekerjaan dari orang terkait, misalkan saja ada dokter, perawat, insinyur, dan lain sebagainya. Pertanyaan yang bisa kamu lontarkan adalah sebagai berikut Menurut kamu, apa saja yang menjadi tujuan etika profesi? Ada beberapa prinsip yang diterapkan dalam etika profesi, sebutkan dan jelaskan! Bagaimana peran etika profesi terhadap suatu kepentingan publik? Apa saja yang menjadi penyebab dari pelanggaran kode etik profesi? Bagaimana sistem penilaian yang dilakukan untuk etika profesi? Bagaimana kamu menjelaskan mal praktik pada birokrasi dengan sudut pandang etika profesi? Silakan jelaskan tentang praktik korupsi dan mengapa ia disebut sebagai salah satu pelanggaran dalam etika profesi! Kamu bisa menanyakannya untuk mengetes seberapa dalam pengetahuan orang yang kamu tanyakan tentang etika dalam profesi yang sedang diembat atau sedang digelutinya. Jika mengerti, biasanya mereka akan menjadikannya sebagai tolok ukur’ moral dalam berperilaku. Jika tidak, maka sangat besar kemungkinan orang tersebut bisa melakukan pelanggaran terhadap etika profesinya. Pertanyaan tentang Etika Bisnis dalam Pemasaran Pertanyaan tentang Etika Bisnis Lengkap Seperti yang telah dijelaskan tadi, bahwa etika bisnis merupakan hal yang harus diterapkan dalam berbagai bidang ataupun divisi dalam perusahaan, termasuk juga dalam pemasaran. Dengan ini, nantinya pihak yang menyusun strategi dan menerapkan strategi pemasaran akan tetap memperhatikan etika bisnis. Contoh pertanyaan tentang etika bisnis dalam pemasaran yang bisa diajukan yakni sebagai berikut Menurut kamu, mengapa perusahaan harus melaksanakan prinsip etika pemasaran ketika menjalankan aktivitasnya? Jelaskan bagaimana penerapan prinsip etika pemasaran di dalam suatu perusahaan? Silakan berikan contoh konkret mengenai penerapan etika pemasaran dalam suatu perusahaan yang dilakukan oleh pemerintah atau lembaga terkait! Itu adalah beberapa pertanyaan yang bisa kamu ajukan ketika ingin mengetahui apakah dalam suatu perusahaan sudah menerapkan etika bisnis dalam pemasaran atau tidak. Saat ini, yang sering saya lihat justru sebaliknya. Sederhananya, banyak yang tidak menggunakan etika pemasaran ketika mereka melakukan campaign atas suatu produk atau jasa. Hal ini bisa ditemukan di dalam perusahaan kecil ataupun yang sudah besar sekalipun. Pernah dengar testimoni dari pelanggan yang langsung menampilkan khasiat? Ada beberapa peraturan yang dilanggar olehnya. Saya pernah membaca bahwa ada aturan yang tidak memperbolehkan perusahaan apapun agar tidak menampilkan hal tersebut karena menurut peraturan tersebut memang tidak etis jika akan ditampilkan. Akan tetapi, seperti yang telah diketahui, sekarang sudah banyak yang menampilkan testimoni. Contoh saja produk-produk kesehatan yang entah terbukti atau tidak dan malah menggunakan orang lain sebagai tukang testimoni’ yang menunjukkan keberhasilannya. Iklan-iklan seperti ini, harusnya telah dicekal lantaran telah melanggar persetujuan. Pentingnya penerapan etika bisnis, sebenarnya untuk mencegah hal-hal yang demikian terjadi. Pertanyaan tentang Etika Bisnis terhadap Konsumen Setelah kamu mengetahui beberapa pertanyaan mulai dari pemasaran, sumber daya manusia, profesi, dan juga pemasaran. Sekarang, ada juga beberapa pertanyaan yang harus kamu lontarkan terhadap konsumen ataupun pelanggan dari produk ataupun layanan yang perusahaanmu sediakan Menurut kamu, mengapa hak konsumen pertimbangan utama bagi produsen ketika melakukan produksi harus mendasarkannya pada hak-hak konsumen? Apa saja yang dilakukan oleh pemerintah dan juga perusahaan dalam rangka menjaga dan juga melindungi hak konsumen? Bagaimana contoh konkrit pelanggaran perusahaan terhadap hak konsumen? Nah, uraian di atas mungkin sudah cukup lengkap untuk daftar pertanyaan tentang etika bisnis dari berbagai sisi. Semoga bermanfaat.
Perkembangan dunia bisnis yang kian hari kian maju mendorong para pelaku bisnis untuk menciptakan inovasi-inovasi terbaru dalam bisnis mereka, selain itu adanya keinginan untuk memperluas bisnis, menekan biaya dan memaksimalkan kecanggihan teknologi sehingga mampu mendukung berjalannya sebuah perusahaan yang nantinya dapat mendatangkan keuntungan lebih besar dari sebelumnya, terlebih lagi adanya kemajuan dalam sistem informasi membuat para pebisnis tertarik untuk terus memajukan bisnis mereka. Electronic Business atau E-Business adalah suatu kegiatan transaksi, jual-beli, bisnis yang dilakukan melalui perangkat elektronik atau dengan internet sehingga perusahaan dapat langsung berinteraksi dengan costumer, supplier maupun rekan bisnis. Atau arti yang lebih singkat dari e-business yaitu penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk menjalankan sekaligus mengelola bisnisnya sehingga dapat memperoleh keuntungan. Teknologi Informasi dan Komunikasi pada e-business digunakan untuk meningkatkan bisnis perusahaan yang mencangkup semua aspek yang berorientasi pada profit maupun nonprofit suatu perusahaan. E-business dapat dikatakan juga sebagai iklan supaya para konsumen dapat membeli produk-produk perusahaan. Sehingga e-business sangat berguna bagi e-commerce, karena fungsi dari e-business yaitu untuk mendukung bagian-bagian pada perusahaan seperti bagian produksi, finance, marketing dll. Jadi perusahaan akan menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk menjalankan sekaligus mengelola bisnisnya sehingga mendapatkan keuntungan. Kata Kunci e-business dan kerjasama global Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free BISNIS ELEKTRONIK E-BUSINESS GLOBAL DANKOLABORASIAliya Putri 43219010026Dosen Yananto Mihadi Putra SE, M. SiABSTRAKPerkembangan dunia bisnis yang kian hari kian maju mendorong para pelaku bisnisuntuk menciptakan inovasi-inovasi terbaru dalam bisnis mereka, selain itu adanya keinginanuntuk memperluas bisnis, menekan biaya dan memaksimalkan kecanggihan teknologisehingga mampu mendukung berjalannya sebuah perusahaan yang nantinya dapatmendatangkan keuntungan lebih besar dari sebelumnya, terlebih lagi adanya kemajuan dalamsistem informasi membuat para pebisnis tertarik untuk terus memajukan bisnis Business atau E-Business adalah suatu kegiatan transaksi, jual – beli, bisnisyang dilakukan melalui perangkat elektronik atau dengan internet sehingga perusahaan dapatlangsung berinteraksi dengan costumer, supplier maupun rekan bisnis. Atau arti yang lebihsingkat dari e-business yaitu penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi untukmenjalankan sekaligus mengelola bisnisnya sehingga dapat memperoleh Informasi dan Komunikasi pada e-business digunakan untuk meningkatkan bisnisperusahaan yang mencangkup semua aspek yang berorientasi pada profit maupun nonprofitsuatu dapat dikatakan juga sebagai iklan supaya para konsumen dapat membeliproduk – produk perusahaan. Sehingga e-business sangat berguna bagi e-commerce, karenafungsi dari e-business yaitu untuk mendukung bagian – bagian pada perusahaan sepertibagian produksi, finance, marketing dll. Jadi perusahaan akan menggunakan TeknologiInformasi dan Komunikasi untuk menjalankan sekaligus mengelola bisnisnya sehinggamendapatkan keuntungan. Kata Kunci e-business dan kerjasama globalPENDAHULUANPerkembangan sistem informasi mendorong perubahan yang signifikan terutama bagiperusahaaan guna pengambilan keputusan. Meningkatnya penggunaan teknologi informasilebih memudahkan orang untuk melakukan komunikasi, diskusi ataupun berutkar pikiranyang tidak hanya dilakukan oleh satu atau dua orang namun bisa lebih dari itu. Hal tersebulahyang mendorong perusahaan ingin memanfaatkan kecanggihan tersebut untuk memperluasusaha bisnisnya, memperlancar dan mempermudah komunikasi, menekan biaya sertamemaksimalkan kecanggihan teknologi yang dimiliki. Seperti yang kita ketahui berbagai aplikasi yang mendukung proses pertukaraninformasi kini semakin menjamur, hal tersebutlah yang dilihat oleh para pelaku bisnis sebagaikesempatan atau peluang bisnis yang dapat di manfaatkan dan dimaksimalkanpenggunaannya. Atas dasar tersebut kini muncullah sistem kolaborasi dimana memanfaatkanaplikasi-aplikasi canggih untuk melakukan komunikasi sehingga dapat bekerja bersama-sama, serta muncul pula bisnis jejaring sosial yang memanfaatkan aplikasi jejaring sosialuntuk memperluas jangkauan bisnis sehingga semakin banyak masyarakat yang mengetahuibisnis yang sedang dijalannkan. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui Strategi ProsesPenerapan Implementasi E-Business, manfaat, kelebihan, dan kekurangan dalam E-Business, serta Hambatan Penerapan TEORIE-commerce merupakan suatu istilah yang sering digunakan atau didengar saat iniyang berhubungan dengan internet, dimana tidak seorangpun yang mengetahui jelaspengertian dari e-commerce tersebut. Perdagangan elektronik atau yang disebut juga e-commerce, adalah penggunaan jaringan komunikasi dan komputer untuk melaksanakanproses bisnis. Pandangan populer dari e-commerce adalah penggunaan internet dan komputerdengan browser Web untuk membeli dan menjual produk. McLeod Pearson 2008 59.E-business adalah praktek pelaksanaan dan pengelolaanproses bisnis utama seperti perancangan produk, pengelolaan pasokan bahan baku,manufaktur, penjualan, pemenuhan pesanan, dan penyediaan servis melalui penggunaanteknologi komunikasi, komputer, dan data yang telah terkomputerisasi. Steven AlterInformation System Foundation of E-Business. Prentice Hall. 2002. E-business adalahmengenai penggunaan teknologi internet untuk melakukan transformasi proses bisnis yangdilakukan. Bentuk e-business yang paling mudah terlihat adalah pembelian barang secaraonline baik retail maupun grosir. Samantha E-business with Hall. E-Business memungkinkan transaksi dan proses dalam perusahan secaradigital, melibatkan sistem informasi di bawah kontrol perusahaan. E-Business tidak termasuktransaksi komersial yang melibatkan pertukaran nilai melintasi batas-batas organisasi. E-Business mencakup seluruh kegiatan / usaha yang dilakukan dengan bantuan media digital / Bisnis dan Sistem Informasi Proses bisnis adalah kumpulan kegiatan yang dibutuhkan untuk menghasilkan suatuproduk atau jasa. Kegiatan ini didukung oleh aliran material, informasi dan pengetahuan dariberbagai pihak yang terlibat dalam proses bisnis. Proses bisnis juga mengacu pada cara yangunik dimana organisasi mengoordinasikan pekerjaan, informasi, dan pengetahuan, serta cara-cara yang dipilih manajemen dalam mengoordinasikan pekerjaan. Secara garis besar kinerja perusahaan bergantung pada seberapa baik proses bisnis dirancang dan bisnis perusahaan dapat menjadi sumber kekuatan yang kompetitif jika merekamemungkinkan perusahaan untuk berinovasi atau beroperasi lebih baik dari pesaingnya dandapat juga menjadi sebuah beban jika mereka didasarkan pada cara kerja yang ketinggalanzaman/tidak sesuai kebutuhan yang menghambat efisiensi danrespon organisasi. Setiap bisnis dapat dilihat sebagai kumpulan proses bisnis, beberapa diantaranyamerupakan bagian dari proses yang memiliki cakupan yang lebih besar. Banyak proses bisnisyang terkait dengan area fungsional tertentu. Sebagai contoh, fungsi-fungsi penjualan danpemasaran bertanggung jawab untuk mengidentifikasi pelanggan, dan fungsi sumber dayamanusia bertanggung jawab untuk merekrut pekerja. Proses bisnis lainnya banyakbertentangan dengan area fungsional yang lainnya dan memerlukan koordiansi lintasdepartemen, contohnya mempertimbangkan proses bisnis yang tampaknya sederhana sepertimemenuhi pesanan Teknologi Informasi Meningkatkan Proses BisnisSistem informasi mengotomatisasikan banyak langkah dalam proses bisnis yangasebelumnya dilakukan secara manual, seperti memeriksa kredit, atau mencetak tagihan, danmengirim pesanan. Namun sekarang teknologi informasi dapat melakukan lebih banyak baru dapat betul-betul mengubah arus informasi, sehingga memungkinkan lebihbanyak orang untuk mengakses dan berbagi informasi, mengubah prosedur yang seharusnyadikerjakan secara berurutan menjadi dapat dilakukan secara bersamaan, serta menghilangkanhambatan-hambatan dalam pengambilan keputusan. Teknologi informasi yang baru, seringkali mengubah cara organisasi bisnis yang baru secara menyeluruh. Mengunduh berbagaimacam e-book dari amazon, membeli computer secara online di Bes Buy, dan mengunduhmusik dari iTunes adalah proses bisnis yang sangat baru berdasarkan model bisnis baru, yangtak dapat dibayangkan tanpa teknologi informasi saat ini. Kenneth C. Laudon, Jane 2017 45Jenis-Jenis Sistem InformasiOrganisasi bisnis pada umumnya memiliki sistem-sistem yang mendukung proses-proses tersebut dalam tiap area fungsi bisnis utama yaitu penjualan pemasaran, manufakturdan produksi, keuangan dan akuntansi, serta sumber daya manusia. Pada umumnyaperusahaan juga memiliki sistem berbeda guna mendukung kebutuhan pengambilankeputusan dari masing-masing kelompok manajemen utama yaitu manajemen operasional,manajemen mnengah dan manajemen senior masing-masing menggunakan sistemnya sendiriuntuk mendukung proses pengambilan keputusan yang harus mereka buat untuk menjalankanperusahaanSistem-Sistem Untuk Kelompok Manajemen yang BerbedaOrganisasi bisnis pada umumnya memiliki sistem-sistem yang mendukung proses-proses tersebut dalam tiap area fungsi bisnis utama penjualan dan pemasaran, manufaktur danproduksi, keuangan akuntansi, serta sumber daya manusia. 1. Sistem-Sistem Untuk Kelompok Manajemen Yang Berbedaa. Sistem Pemrosesan TransaksiSistem pemrosesan transaksi transaction processing system-TPS adalah sistemkumputerisasi yang mengoperasikan dan mencatat transaksi rutin harian yangdiperlukan untuk melakukan bisnis, seperti entri pesanan penjualan, pengajian,karyawan yang mencatat, dan mengirim. Tujuan utama dari sistem pada tingkat iniadalah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan rutin dan untuk memantau arustransaksi seluruh perusahaan. Berapa banyak barang lokasi penyimpanan barang?Untuk menjawab pertanyaan semacam ini, umumnya informasi harus tersedia denganmudah, terkini, dan Sistem untuk Intelijen BisnisIntilijen bisnis business intelligence adalah istilah terkini mengenail data danperangkat lunak untuk mengorganisasi, menganalisis, dan menyediakan akses kepadadata untuk menbantu manajer dan pengguna lain dalam sesuatu perusahaan dalammembuat keputusan yang lebih berdasarkan informasi. Intelijen bisnis menunjukansegala hal yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan pada setiap Sistem Untuk Membuat Perusahaan Saling Terhubunga. Aplikasi PerusahaanMenjalankan secara bersama-sama berbagai macam sistem yang berbeda-beda telahmenjadi tantangan utama bagi suatu perusahan. Umumnya, perusahaan menggunakandua cara, yaitu membiarkan sistem tumbuh secara alami dalam perusahan ataumenggunakan jasa perusahan yang lebih kecil. Ada beberapa solusi untuk masalah satu solusinya adalah dengan mengimplementasikan aplikasi perusahaanenterprise application, yang menjangkau seluruh area fungsional, berfokus padapelaksanaan proses bisnis yang terjadi di seluruh perusahaan, dan menjangkau seluruhtingkat manajemen. Aplikasi perusahaan membantu perusahaan membantuperusahaan lebih fleksibel dan produktif dengan cara mengoordinasikan proses-prosesbisnis menjadi lebih singkat, serta mengintegrasikan kelompok-kelompok proses gunamenciptakan pengelolaan sumber daya serta layanan pelanggan yang efisien. Terdapatempat kategori utama aplikasi perusahaaan sistem perusahaan, sistem pengelolahan,rantai pasokan, sistem pengelolaan hubungan pelanggan, serta sistem Intranet dan EkstranetIntranet dan ekstranet disebut sebagai perangkat altenatif untuk meningkatkanintegrasi dan kelancaran arus informasi antar perusahaan, dengan pelanggannyabeserta pemasoknya. Secara sederhana intranet adalah situs web internal perusahaanyang hanya dapat di akses oleh karyawannya saja. Istilah “intranet” mengacu padajaringan internal, yang berbeda dengan internet yang merupakan jaringan umum yangmenghubungkan tiap organisasi beserta jaringan eksternal lainnya. Intranetmenggunakan teknologi dan teknik yang sama dengan internet, dan intranet seringkali nerupakan wilayah akses pribadi/khusus kalangan karyawan saja pada situs webperusahaan yang lebih besar. Demikian juga ekstranet adalah situs web perusahaanyang dapat di akses oleh vendor dan pemasok yang memiliki wewenang dan biasanya digunakan untuk mengoordinasikan pengiriman persedian ke fasilitas produksiperusahaan tersebut. Kenneth C. Laudon, Jane P. Laudon, 2017 53-583. E-Business, E-Commerce, dan E-GovernmentBisnis elektronik electronic business atau e-business, mengacu pada penggunaanteknologi digital dan internet untuk menjalankan proses-proses bisnis utama dalam suatuperusahaan. E-business meliputi aktifitas pengelolaan internal dalam suatu perusahaanserta kegiatan koordinasi dengan pemasok dan rekan bisnis lainnya. E-business jugameliputi perdagangan elektronik elecktronik commerce atau e-commerce.E-commerce adalah bagian dari e-business yang berhubungan dengan kegiatan jual-belibarang/jasa melalui internet. E-commerce juga meliputi aktivitas yang mendukungtransaksi tersebut, seperti periklanan, pemasaran, dukungan konsumen, keamanan,pengiriman, dan pembayaran. E-government mengacu pada penggunaan teknologiaplikasi jaringan dan internet untuk memungkinkan pemerintah berhubungan denganmasyarakat, organisasi bisnis, sektor swasta, dan instansi pemerintah terkait lainnyasecara Untuk Kolaborasi dan Bisnis Jejaring SosialSistem informasi tidak dapat membuat keputusan, merekrut atau memecat karyawan,menandatangani kontrak, menyetujui kesepakatan, serta menyesuaikan harga barang dipasaran. Sebagai tambahan terhadap sistem-sistem yang telah kita jelaskan , organisasi bisnismemerlukan sistem khusus untuk mendukung kerja sama dan kerja Collaboration adalah bekerja bersama-sama orang lain untuk mencapaitujuan bersama yang jelas. Kolaborasi berfokus pada penyelesaian tugas ataupun misi, danbiasanya digunakan pada organisasi bisnis, atau organisasi lainnya, atau antara satu bisnisdengan bisnis yang lainnya. Kolaborasi dapat berlangsung singkat, selama beberapa menit,atau dalam jangka waktu yang lebih lama, bergantung dari pekerjaan dan hubungan diantarapartisispan. Kolaborasi dapat bersifat satu orang dengan satu orang atau banyak orang ataubanayk orang dengan banyak orang. Saat ini, kolaborasi dan kerja sama tim menjadi lebihpenting dibandingkan sebelumnya karena berbagai alasan.Mengubah sifat pekerjaan.Pertumbuhan bidang pekerjaan professional.Mengubah struktur organisasi perusahaan.Mengubah ruang lingkup perusahaan.Kerja yang bekerja secara global.Menitikberatkan pada inovasiMengubah budaya kerja dan banyak perusahaan yang meningkatkan kolaborasi dengan memanfaatkan bisnisjejaring sosial yang menggunakan platform jejaring sosial meliputi Facebook, Twitter, danperangkat sosial yang terdapat dalam perusahaan untuk berhubungan dengan karyawan,pelanggan serta pemasok. Tujuan dari bisnis jejaring sosial ini adalah untuk memperdalaminteraksi dengan kelompok-kelompok dari dalam dan luar perusahaan guna memperlancardan memperbaiki pendistribusian informasi, inovasi dan pengambilan keputusan. Kunci utama dalam bisnis jejaring sosial adalah percakapan. Pelanggan, pemasok, karyawan,manajer bahkan organisasi yang jauh sekali memiliki percakapan yang terus berlangsungseputar organisasi sering kali tanpa sepengetahuanperusahaan ataupun pejabat pentingperusahaan tersebut karyawan dan manajer.Keuntungan dari Kolaborasi dan Bisnis Jejaring Sosial Bersumber dari berbagai artikel para pelaku bisnis dan komunitas akademik meyakinibahwa semakin kolaboratif suatu organisasi bisnis, semakin sukses bisnis tersebut dankolaborasi antar perusahaan menjadi semakin penting dibandingkan dulu. Manfaat darikolaborasi begitu signifikan, berikut manfaat yang sudah DASAR PEMIKIRANProduktivitas Apabila orang berinteraksi dan bekerja sama,maka mereka mampu mendapat pengetahuandan dapat menyelesaikan masalah lebihcepat, dibandingkan orang yang jumlahnyasama namun bekerja Orang-orang yang bekerja secara kolaboratifdapat saling mengoreksi kesalahan lebihcepat dibandingkan orang yang Orang-orang yang bekerja secara bersama-sama dapat mendatangkan ide yang lebihinovatif tetang produk, layanan service layanan pelanggan Orang yang bekerja bersama-samamenggunakan perangkat kolaborasi danjejaring sosial dapat menyelesaikan masalahdan keluhan pelanggan lebih cepat danefektif daripada mereka yang bekerja keuangan keuntungan, penjualan,dan pertumbuhan penjualanSebagai hasi dari semua hal yang disebutkansebelumnya, perusahaan yang kolaboratifmemiliki penjualan, pertumbuhan dan kinerjakeuangan yang lebih Budaya dan Proses Bisnis yang Kolaboratif Di dalam perusahaan bisnis, kolaborasi tidak dapat terjadi secara spontan, terutamajika tidak ada budaya dan proses yang mendukung. Perusahaan bisnis terutama yang berskalabesar memiliki reputasi pada masa lalu sebagai organisasi yang bersifat “memerintah danmengendalikan”, dimana semua masalah dan pemikiran penting dibebankan pada petinggiperusahaan, dan kemudian memerintahkan bawahannya untuk menjalankan rencana darimanajemen senior. Pekerjaan manajemen tingkat tengah dianggap hanya sebagai peneruspesan dari hierarki tingkat atas ke tingkat Jejaring Sosial social business banyak digunakan untuk meningkatkan kolaborasiseperti Facebook, Twitter, dan perangkat sosial lainnya. Tujuan adalah untuk memperdalaminteraksi dengan kelompok-kelompok dari dalam dan luar perusahaan guna memeperlancardan memperbaiki pendistribusian informasi, inovasi dan pengambilan contoh perangkat lunak yang digunakan adalah a. Surel dan Pesan Instant Instant Messsaging – IMb. Wikic. Virtual Words / Jejaring SosialFitur Kolaborasi dari Google Apps/Google SitesKapabilitas dari GoogleApps/Google SitesDeskripsiGoogle Calendar Pribadi dan berbagi kalender, banyak Gmail Layanan surel online gratis dari Google,dengan kemampuan akses dari Talk Pesan instan, teks suara, dan obrolan suaravoice chat.Google Docs Pemrosesan microsoft word secara online,perangkat lunak presentasi secara elektronik,kertas kerja, gambar, edit online, berbagi, Sites Situs kolaborasi tim untuk berbagi dokumen,jadwal, kalender, pencarian dokumen,penciptaan grop Drive Menawarkan penyimpanan online sebanyak5 GB gratis untuk 30 tipe dokumen samahalnya dengan gambar dan video HD, parapengguna dapat menciptakan dan mengeditbeberapa tipe dokumen secara online danmensinkronisasikan file-file tersebut dengansemua perangkat mereka, kemampuan untukmelihat, memberikan komentar, atau mengedit file didasarkan pada hakpenggunaan yang berbeda-beda danmenjaga file secara Kelebihan, dan Kekurangan Penerapan E-BusinessDalam penerapan E-business terdapat manfaat yaitu 1. Meningkatkan kinerja dari operasional Meningkatkan peluang akses baik ke pasar, pemasok dan pendanaan yang sangat Meningkatkan keefektifan dan keefisienan Mempermudah dalam pengelolaan asset perusahaan. 5. Meningkatkan layanan kepada pelanggan agar terus Meningkatkan komunikasi semua Mengatasi segala kesenjangan Memanfaatkan media untuk mempromosikan kompetensi Memperlancar proses transaksi Merupakan salah satu sarana dari penyebaran informasi dengan secara luas dalam penerapan E-business yaitu 1. Pebisnis bisa dengan mudah berhubungan dengan konsumen. 2. Menghemat waktu bisnis karena segala jenis komunikasi dilaksanakan secara online Lebih tepat Tidak membutuhkan modal yang besar karena modal yang paling penting yang harus kitamiliki hanya akses internet dan keberanian untuk menjalankan Aliran pendapatan baru lebih menjanjikan dan tidak bisa ditemui di sistem Dapat meningkatkan pangsa dalam penerapan E-business yaitu 1. Tidak adanya akses antara pebisnis dan pelanggan karena pebisnis dan pelanggan tidakbertemu secara langsung. 2. Resiko penipuan lebih tinggi jika calon pebisnis yang baru pemula kurang mengetahuitentang bisnis di dalam Kehilangan segi keuangan secara langsung karena sebuah Pencurian Kehilangan kesempatan bisnis karena adanya gangguan Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak Kehilangan kepercayaan dari para konsumen karena berbagai macam faktor yang dilakukan dengan sengaja oleh pihak lain yang berusaha untuk Dalam Penerapan E-Business Hambatan dalam E-business. Yang pertama adalah kepercayaan. Kepercayaan disinimerupakan hambatan yang sangat menonjol dalam perdagangan elektronik, karna di negarakita sendiri lebih percaya menggunakan transaksi face to face atau pembelian secaralangsung, dimana kita dapat melihat, meraba atau pun mencobanya dan memastikan denganwarna ukuran yang benar – benar nyata dalam melakukan transaksi penjualan. beda halnyadengan orang barat seperti di inggris yang sudah terbiasa dengan bertransaksi secara onlineatau memesan dengan menggunakan katalog – katalog, lalu tinggal mengirim dan menunggubarang yang sudah dipesannya. Yang kedua keamanan. Sangat banyak berita – berita tentang kriminalitas di internet,seperti pencurian nomor kartu kredit atau lainnya, sehingga tidak sedikit orang yang enggandalam menggunakan transaksi online tersebut. Padahal transaaksi menggunakan kartu kreditdi internet tidak lebih berisiko dibandingkan transaksi yang biasa kita lakukan. Contoh,seperti saat kita membeli baju secara online, nomor kartu kita akan diacak dahulu sebulumdikirim ke bank atau ke perusahaan online tersebut. Dibandingkan dengan pembayaran yangdilakukan di minimarket, bisa saja cukup lama saat pembayarannya, jadi si kasir market itumencatat nomor rekening kita ataupun mengkopi kartu kredit kita. Bagi pengusaha lebihaman membuka usaha online dari pada membuka usaha di pinggir jalan yang bisa saja barang– barangnya dicuri ataupun dibakar. Yang ketiga biaya yang sangat tinggi, dimana dalammembuka usaha online tentu tidak menggunakan biaya yang sedikit. Biasanya dilakukan olehkalangan pembisnis level atas ada juga kalangan pembisnis yang menengah penjelasan mengenai penerapan E-business di Indonesia diatas dapat ditarikkesimpulan bahwa di era teknologi dan kebutuhan konsumen yang sangat dinamis akanmembawa perusahaan dan para eksekutif bisnis harus merevolusi aktivitas media internet, situs web, dan jaringan komputer lainnya secara optimal menjadifaktor penting dalam kesuksesan penerapan E-business dan E-commerce di suatu E-business juga sangat dipengaruhi oleh perkembangan teknologi informasiitu sendiri karena dalam perkembangan E-business teknologi informasi memiliki fungsi sebagaipenggerak dari dimungkinkannya model – model bisnis baru. E-business atau elektronikbisnis adalah segala hal yang berkaitan dengan kegiatan bisnis yang memanfaatkanpenggunaan teknologi informasi dan komunikasi oleh individu, organisasi, ataupun pihak-pihak yang terkait untuk mencapai tujuan tertentu. Jika bisnis biasa mengandalkan pertemuanantar pebisnis untuk melakukan bisnis, maka E-business sangat mengandalkan internet untukproses bisnis nya. Dalam E-business, yang dapat dilakukan tidak hanya melakukan transaksi jual danbeli barang ataupun jasa, tetapi E-business juga dapat melakukan pelayanan langsung antaraperusahaan kepada pelanggan maupun rekan bisnisnya. E-business tentu memberikankeuntungan untuk berbagai pihak terutama perusahaan yang menjalankan E-business, salahsatunya yaitu juga dapat mengurangi biaya. E-business juga dapat meningkatkan pelayanankarena dilakukan secara langsung, selain itu dapat menghemat waktu karena E-business bisadilakukan kapanpun dan dimanapun jika masih ada jaringan internet. Selain itu, peluangomset besar juga akan didapatkan perusahaan tetapi tergantung bagaimana perusahaantersebut mempromosikan produknya. Hal – hal yang perlu diperhatikan untuk mengurangiresiko kerugian salah satunya adalah memperhatikan kualitas produk barang atau jasa yang ditawarkan karena pelanggan akan merasa puas jika perusahaan dapat memberikan kualitasserta pelayanan yang PUSTAKAPutra, Y. M. 2019. Bisnis Elektronik Global dan Kolaborasi. Modul Kuliah SistemInformasi Manajemen. FEB-Universitas Mercu Buana JakartaRidho, A. A., Fitri, D. N. 2018. Bisnis Elektronik E-Business dan Kerja Sama GlobalJakarta [Online]. Tersedia .Putri, R. J. 2019. Penggunaan Teknologi Informasi Pada E-Business Jakarta [Online].Tersedia ResearchGate has not been able to resolve any references for this publication.
Selama menjadi Teaching Assistant di RevoU Digital Marketing FREE Mini Course, aku mendapatkan banyak pertanyaan seputar dunia Digital Marketing; ilmu, pengalaman, karir, serta cara memulainya. Aku akan menjawab di artikel kali untuk membantu kamu dalam memahami lebih dalam bidang ini . Pengertian Umum 1. Apa itu Digital Marketing? Digital Marketing adalah salah satu bentuk pemasaran yang dilakukan melalui saluran digital atau internet, seperti Media Sosial, SEO, PPC/SEM, Email Marketing, Push Notification, Sponsored Post, Display Ads, dll. 2. Apa saja saluran atau channel dalam Digital Marketing? Dalam digital marketing, kamu dapat memilih untuk memasarkan produk melalui channel-channel berikutMedia Sosial Organik Meng-upload foto, video, atau bentuk lainnya di media sosial seperti Instagram, TikTok, Pinterest, Linkedin, Facebook, Engine Optimization SEO Teknik pemasaran untuk memunculkan website kita di halaman depan Google dan mesin pencarian lain saat user mencari per Click PPC atau Search Engine Marketing SEM Serupa dengan SEO namun PPC/SEM merupakan channel berbayar; budget kita dihabiskan seiring dengan bertambahnya jumlah klik yang kita Marketing Salah satu channel dalam Customer Relationship Management CRM yang dilakukan dengan mengirimkan email kepada pelanggan, baik itu Newsletter maupun Drip Notification Masih dalam ruang lingkup CRM, Push Notification adalah pemberitahuan yang muncul di dalam gadget pelanggan yang muncul karena mereka memiliki aplikasi Post Iklan yang muncul di media sosial, seperti Facebook Ads termasuk Instagram Ads, Twitter Ads, LinkedIn Ads, YouTube Ads, Ads Iklan yang muncul berupa banner di website-website atau aplikasi tertentu. 3. Apa perbedaan antara Marketing dan Branding? Perbedaan antara Marketing dan Branding menurut Neil Patel. Menurut Neil Patel, seorang pakar Digital Marketing, Marketing adalah serangkaian cara dan alat untuk memasarkan produk atau brand kita agar bisnis kita dapat dilihat orang lain. Sedangkan Branding adalah proses membangun karakter dan personality dari sebuah bisnis, misalnya dengan menetapkan cara komunikasi, desain visual yang konsisten, dll. Tugas seorang marketer adalah mengkomunikasikan hasil dari kegiatan branding kepada target audiens. 4. Mulai dari mana jika bisnis kita ingin memakai Digital Marketing? Ini merupakan pertanyaan yang paling umum saat seseorang belajar digital marketing. Ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan dalam memilih saluran atau channel digital marketing mana yang bisa kita pakaiDi mana calon pembeli kamu berada? Jika mereka berada di media sosial, silakan mulai dengan media sosial. Jika mereka banyak mencari produk kamu di Google, mulailah dengan SEM atau cara audiens menemukan produk kamu? Jika produk kamu adalah produk yang inovatif tidak banyak dicari secara sengaja, maka jangan mulai dari SEM/SEO karena tidak ada yang mencari di Google. Mulailah dengan Social Media Organic atau Social Media Ads, misal Facebook Ads, upload video TikTok, bentuk konten dari bisnis kamu? Apabila bisnis kamu bagus dari segi visual, misalnya foto produk yang ciamik, video perkenalan yang keren, maka kamu bisa mulai dari Media Sosial baik organik ataupun paid/ads. Apa tujuan utama kamu dalam marketing? Jika tujuan kamu lebih berfokus kepada pelanggan-pelanggan baru, maka kamu bisa menggunakan SEO, Content Marketing, Social Media Ads, Google Ads, dll. Namun apabila kamu lebih berfokus untuk merawat’ customer yang ada, kamu bisa mulai menggunakan CRM seperti email marketing, WhatsApp Business, atau kita harus memakai saluran A dan saluran B? Ini merupakan salah satu materi yang terdapat pada Mini Course GRATIS yang diadakan oleh RevoU. Daftar Mini Course di tombol di bawah ini. 5. Apa saja tools yang dibutuhkan di Digital Marketing? Tools atau alat yang digunakan dalam dunia Digital Marketing sangat bervariasi, tergantung dengan channel atau saluran apa yang kita gunakan. MisalnyaSEO Ahrefs, Semrush, Moz, Google Keyword Planner, Google Ads Dashboard, Google Trends, Media Ads Facebook Business Manager, Linkedin Campaign Manager, Media Organic Socialbakers, Hootsuite, Hypeauditor, Marketing Mailchimp, Hubspot, umum Spreadsheet/Excel, Slide/Powerpoint, Canva, dll. Karir Digital Marketing 1. Jurusan apa yang diperlukan? Saat ini, lulusan jurusan apapun boleh menjadi seorang digital marketer. Memang banyak perusahaan yang lebih memilih lulusan marketing, namun jumlahnya sudah sangat sedikit karena di dalam pekerjaan digital marketing, yang dibutuhkan adalah pengalaman dan skill yang mumpuni, bukan ijazah. Aku sendiri merupakan lulusan Akuntansi. Bahkan teman-temanku banyak yang berasal dari jurusan Teknik dan IPA namun sudah berkarir sebagai seorang digital pengalamanku dalam mengganti karir ke digital marketing di artikel berikut Berganti karir ke digital marketing dari jurusan lain? Bisakah? 2. Skill apa yang harus dikuasai oleh seorang pemula di Digital Marketing? Skill yang dibutuhkan tentunya terdiri dari soft-skill dan technical skill. Untuk kemampuan teknikal digital marketing, kamu dapat mempelajarinya dari banyak tempat seperti itu untuk soft-skill, pertama yang dibutuhkan adalah sebagai analytical thinking dan problem solving. Ini penting agar kamu dapat menganalisis apa yang terjadi dalam kampanye digital marketing yang kamu lakukan berdasarkan data. Selain itu, apabila ada masalah yang terjadi, kamu dapat memecahkannya dengan ide-ide yang kamu Thinking. Jika kamu ingin memiliki spesialisasi di bidang Media Sosial dan Content Marketing, maka ide-ide kreatif adalah salah satu skill yang sangat dibutuhkan. Ini berkaitan dengan pembuatan konten mulai dari ideation sampai excecution. Experimental Mindset. Kamu mungkin merasa bahwa jika menggunakan digital marketing, maka penjualan kamu pasti langsung naik. Nah, sebelum berfikir ke arah sana, pastikan kamu memiliki mindset bahwa keberhasilan kampanye digital marketing harus melewati serangkaian percobaan terlebih dahulu untuk menemukan formula yang pas dalam beriklan. Jangan berhenti belajar, ya! 😉Tech Proficiency. Kamu merasa gaptek? Jangan khawatir karena dengan membiasakan tools digital marketing yang aku tulis di atas, kamu dapat memahami secara perlahan. Kuncinya berani praktek! 😉Behavioral Psychology. Ini skill yang penting jika kamu ingin berkarir sebagai Social Media Specialist atau CRM Specialist. Kamu harus memahami apa yang user kamu inginkan dan sukai, bagaimana cara mereka berinteraksi dengan bisnis kamu, dan apa yang mereka butuhkan selanjutnya. Namun, skill ini juga merupakan pendukung untuk channel-channel lain. 3. Apakah seorang Digital Marketer harus bisa desain? Jawaban sederhananya Tidak. Selama aku berkarir di dunia digital marketing, desain grafis merupakan tugas dari seorang graphic designer yang umumnya merupakan tim yang berbeda dengan tim digital marketing. Sebagai seorang digital marketer, kita hanya perlu memiliki skill komunikasi yang baik agar dapat membuat brief kepada tim desainer tentang desain seperti apa yang disukai audiens kita. 4. Apakah seorang Digital Marketer harus bisa programming? Jawaban sederhananya Tidak. Akan tetapi, jika kamu ingin mendalami SEO, kamu perlu memiliki basic skill dari bahasa pemrograman. Sebatas memahami fondasi ilmu HTML dan bahasa pemrograman yang lain akan membantu kamu menjadi seorang SEO specialist. Skill ini tidak terlalu dibutuhkan channel lain, ya! 5. Apa saja tantangan terbesar sebagai seorang Digital Marketer? Dunia digital marketing sangat cepat berubah. Jika kita tidak siap dengan perubahan itu, maka kita menjadi tertinggal. Oleh karena itu, tantangannya adalah ketika sebuah platform atau channel digital marketing mengalami perubahan kebijakan, perubahan fitur, bertambahnya layanan, pembatasan optimasi, dll. Bagaimana menghadapi tantangan ini? Diperlukan kemauan untuk belajar dan mencoba secara konsisten. Itulah mengapa seorang digital marketer diharapkan membaca referensi terpercaya dari internet, karena jika bergantung dari buku fisik, maka seringkali sulit untuk keep up dengan pembaharuan dalam digital marketing. 6. Di mana saya dapat belajar digital marketing dari 0 dan gratis? Belajar digital marketing dapat dilakukan dari mana saja asalkan dimulai dari tempat yang tepat. Ikuti kelas-kelas gratis untuk permulaan seperti RevoU Mini Course klik tombol di bawah untuk mendaftar secara GRATIS!. Di sana kamu juga dapat mendaftar ke kelas GRATIS untuk bidang Data Analytics dan Product Management! Sekian Frequently Asked Question FAQs atau pertanyaan yang sering muncul dari teman-teman yang antusias ingin berkarir dan menjalankan digital marketing. Semoga membantu!
Apa faktor-faktor yang mempengaruhi berpindahnya transaksi off line menjadi online transaksi elektronik/e commerce? Electronic Commerce atau disingkat e-commerce adalah kegiatan bisnis yang menyangkut konsumen, manufaktur, service provider, dan pedagang perantara dengan menggunakan jaringan-jaringan komputer. Faktor utama dari adanya e-commerce ialah perkembangan teknologi yang dapat memudahkan manusia dalam mengerjakan kegiatan sehari-harinya. E-commerce ini memiliki beberapa keunggulan sehingga konsumen dan pelaku usaha banyak yang menggunakan sistem e-commerce, berikut keunggulannya Pelanggan dan setiap saat informasinya dapat diakses secara up to date dan terusmenerus; e-commerce dapat mendorong kreativitas dari pihak penjual secara cepat dan tepat dalam pendistribusian informasi yang disampaikan secara periodik; e-commerce dapat menciptakan efisiensi waktu yang tinggi dan murah serta informatif; dan e-commerce dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, dengan pelayanan cepat, mudah, aman, dan akurat. Menurut WTO World Trade Organization, ada beberapa faktor yang mempengaruhi tren perdagangan beralih ke ecommerce yaitu e-commerce memiliki kemampuan untuk menjangkau lebih banyak pelanggan dan setiap saat informasinya dapat diakses secara up to date dan terus-menerus. e-commerce dapat mendorong kreativitas dari pihak penjual secara cepat dan tepat dalam pendistribusian informasi yang disampaikan secara periodik. e-commerce dapat menciptakan efisiensi waktu yang tinggi, murah dan informatif. e-commerce dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, dengan pelayanan cepat mudah, aman, dan akurat. Bagaimana pengaturan e-Commerce di Indonesia? E-commerce telah memenuhi syarat sahnya perjanjian 1320 KUH Perdata, namun masih ada celah hukum yakni pada syarat “kesepakatan” rentan adanya unsur penipuan dan “kecakapan” ini sulit diketahui, dan untuk pembuktiannya menggunakan alat bukti berupa “print out” dengan mendasarkan pada 1866 KUH Perdata, 164 HIR jo pasal 15 UU N0. 8/1997 tentang Dokumen Perusahaan Sebelum Cyberlaw terwujud, maka peraturan perundangan lain yang terkait dengan internet/e-commerce dapat digunakan untuk mengantisipasi persoalan-persoalan hukum yang timbul. Ada beberapa peraturan perundangan yang terkait antara lain 1 UU larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat 1999 UU, 2 Perlindungan Konsumen No. 8/ 1999, 3 UU Telekomunikasi No. 36/ 1999, 4 UU Hak Cipta 5 UU Merek No. 15/2001, 6 UU Dokumen Perusahaan No. 8/ 1997 pasal 15 jo Peraturan Pemerintah tentang Tata Cara Pengalihan Dokumen Perusahaan, SEMA dan 7 UU Pemanfaatan Tekhnologi Informasi UU PTI. Jadi, pengaturan e-commerce ada dalam Undang-undang yang berhubungan dengan e-commerce di atas. Belum ada pengaturan mengenai e commerce secara khusus, namun e-commerce sudah diatur dalam pasal-pasal Undang-undang ITE dan Undang-undang Nomor 7 tahun 2014 tentang Perdagangan, Pasal 65 Undang-undang Perdagangan mengatur tentang perdagangan melalui sistem elektronik. Apa saja dasar peraturan perundang-undangan yang terkait dengan e commerce? E-commerce diatur dalam KUHPerdata sebab merupakan kegiatan yang dilakukan oleh beberapa pihak yang bertransaksi. Suatu transaksi harus diikat dengan perjanjian atau kontrak. Secara umum kontrak e-commerce harus mematuhi aturan mengenai perjanjian dan perikatan dalam KUHPerdata tersebut. Sedangkan undang-undang yang mengatur mengenai hal ini ialah Undang-Undang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen UUPK Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik UUITE UU No. 3 Tahun 2011 Tentang Transfer Dana UU No. 7 Tahun 2011 Tentang Mata Uang UU No. 5 Tahun 1999 Tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. UU Tahun 2007 Tentang Perubahan Ketiga Atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 Tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan UU No. 8 Tahun 1997 Tentang Dokumen Perusahaan UU Tahun 2002 Tentang Hak Cipta UU Tahun 2000 Tentang Rahasia Dagang UU Tahun 2000 Tentang Desain Industri UU Tahun 2000 Tentang Desain tata Letak Sirkuit Terpadu UU Tahun 2001 Tentang Paten UU Tahun 2001 Tentang Merk Apa saja permasalahan hukum yang muncul dalam e commerce? Permasalahan hukum yang muncul dalam bidang hukum dalam aktifitas e-commerce, antara lain Otentisitas subyek hukum yang membuat transaksi melalui internet; Saat perjanjian berlaku dan memiliki kekuatan mengikat secara hukum; Obyek transaksi yang diperjualbelikan; Mekanisme peralihan hak; Hubungan hukum dan pertanggungjawaban para pihak yang terlibat dalam transaksi; Legalitas dokumen catatan elektronik serta tanda tangan digital sebagai alat bukti; Mekanisme penyelesaian sengketa; dan Pilihan hukum dan forum peradilan yang berwenang dalam penyelesaian sengketa. Apa permasalahan hukum yang terkait perlindungan konsumen? Ada beberapa permasalahan terhadap konsumen, akibat tidak jelasnya hubungan hukum dalam transaksi e-commerce Mengenai penggunaan klausul baku, kebanyakan transaksi di cyberspace ini, konsumen tidak memiliki pilihan lain selain hanya meng-clickicon yang menandakan persetujuannya atas apa yang dikemukakan produsen di website-nya, tanpa adanya posisi yang cukup fair bagi konsumen untuk menentukan isi klausul; Bagaimana penyelesaian sengketa yang timbul. Para pihak dapat saja berada pada yurisdiksi peradilan di negara yang berbeda. Untuk itu, diperlukan pula suatu sistem dan mekanisme penyelesaian sengketa khusus untuk transaksi-transaksi e-commerce yang efektif dan murah; Hal lainnya adalah masalah keamanan dan kerahasiaan data si konsumen. Hal ini berkaitan juga dengan privasi dari kalangan konsumen. Di Indonesia, perlindungan hak-hak konsumen dalam e-commerce masih rentan. Undang-undang Perlindungan konsumen yang berlaku sejak tahun 2000 memang telah mengatur hak dan kewajiban bagi produsen dan konsumen, namun kurang tepat untuk diterapkan dalam e-commerce. Undang-Undang No 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen tidak didasarkan pada telah adanya undang-undang tentang e-commerce atau undang-undang tentang internet yang berlaku di Indonesia, maka Undang- Undang No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen itu belum menyinggung pengaturan mengenai perlindungan konsumen dalam transaksi e-commerce melalui internet. Untuk itu perlu dibuat peraturan hukum mengenai cyberlaw termasuk didalamnya tentang e-commerce agar hak-hak konsumen sebagai pengguna internet khususnya dalam melakukan transaksi e-commerce dapat terjamin, mengingat Indonesia belum mempunyai undang-undang tentang e-commerce. Hubungan hukum para pihak ketika transaksi elektronik dilakukan bisa menimbulkan perjanjian. Apa saja jenis perjanjian yang bisa lahir? Sama halnya dengan transaksi konvensional, perjanjian dalam transaksi elektronik e-commerce jugamenggunakan KUHPerdata dalam pengaturannya, yang membedakan e-commerce dengan transaksi konvensional ialah e-commerce menggunakan kontrak/perjanjian elektronik, yakni perjanjian e-commerce dibuat secara elektronik. Menurut Johannes Gunawan, “kontrak elektronik adalah kontrak baku yang dirancang, dibuat, ditetapkan, digandakan, dan disebarluaskan secara digital melalui situs internet website secara sepihak oleh pembuat kontrak dalam hal ini pelaku usaha, untuk ditutup secara digital pula oleh penutup kontrak dalam hal ini konsumen. Menurut Pasal 1 ayat 17 Rancangan Undang-Undang tentang Pemanfaatan Teknologi Informasi, “kontrak elektronik adalah perjanjian yang dimuat dalam dokumen elektronik atau media elektronik lainnya”, sedangkan di dalam Pasal 10 Ayat 1 menyebutkan transaksi elektronik yang dituangkan dengan kontrak elektronik mengikat dan memiliki kekuatan hukum sebagai suatu perikatan”. Jenis kontrak elektronik dapat dibagi menjdai dua kategori, yaitu E-contract yang memiliki obyek transaksi berupa barang dan atau jasa. Pada e-contract jenis ini, internet merupakan medium dimana para pihak melakukan komunikasi dalam pembuatan kontrak. Namun akan diakhiri dengan pengiriman atau penyerahan benda dan atau jasa yang menjadi obyek kontrak secara fisik physical delivery E-contract yang memiliki obyek transaksi berupa informasi dan atau jasa. Pada e-contract jenis ini, internet merupakan medium untuk berkomunikasi dalam bentuk pembuatan kontrak dan sekaligus sebagai medium untuk mengirim atau menyerahkan informasi dan atau jasa yang menjadi obyek kontrak cyber delivery. Mengenai kapan terjadinya kesepakatan/kontrak e-commerce, ada beberapa pakar yang menguraikan pendapatnya. Menurut Mieke Komar Kantaatmadja, tentang kapan terjadinya kesepakatan secara umum terdapat beberapa teori, antara lain Teori ucapan suatu perjanjian tercapai pada saat orang menerima tawaran dan menyetujui tawaran tersebut. Teori pengiriman perjanjian tercapai pada saat dikirimkannya surat jawaban mengenai penerimaan terhadap suatu penawaran. Teori pengetahuan, menurut teori ini, bahwa perjanjian tercapai setelah orang yang menawarkan mengetahui bahwa penawarannya telah disetujui. Teori penerimaan, menyatakan perjanjian tercapai saat diterimanya surat jawaban penerimaan oleh orang yang menawarkan. Apa pentingnya pembatasan tanggung jawab para pihak dalam e-commerce dan Bagaimana pengaturan terkait pilihan hukum dan pilihan forum penyelesaian sengketa dalam e-commerce? Pembatasan tanggung jawab tersebut berisi tentang klausul-klausul eksemsi exemption clause atau disclaimer, yakni klausul yang mengatur tentang tanggung jawab para pihak apabila melanggar asas kepatuhan yang berlaku dalam menyelesaikan sengketa di antara mereka. Selain itu, pembatasan tanggung jawab tersebut dapat pula menentukan batas jumlah ganti kerugian yang harus dibayar oleh pihak yang satu kepada pihak yang lainnya, apabila timbul sengketa. Dengan demikian, para pihak sudah sejak dini berapa besar kemungkinan masing-maisng pihak harus menanggung kewajiban pembayaran ganti kerugian apabila pihaknya cidera janji, dan kemudian diputuskan oleh pengadilan untuk membayar sejumlah ganti kerugian kepada pihak penggugat. Beberapa bentuk atau contoh bursa yang menjalankan usahanya dengan sistem e commerce ialah perusahaan-perusahaan yang sudah berskala internasional, seperti Perusahaan e commerce yang sudah transaksinya sudah internasional tersebut, sangat perlu memilih hukum mana choice of law yang akan digunakan ketika terjadi sengketa dengan konsumen, menentukan yurisdiksi pengadilan choice of forum, yakni menentukan pengadilan di negara apa sengketa tersebut akan diselesaikan atau dengan cara apa sengketa yang terjadi akan diselesaikan litigasi atau non-litigasi. Apa saja bentuk kecurangan yang sering terjadi dalam e-commerce yang merugikan konsumen? Dan bagaimana bentuk perlindungannya? Kecurangan yang dapat terjadi dalam e-commerce antara lain adalah Kecurangan yang menyangkut keberadaan penjual, misalnya bahwa penjualan, yaitu virtual store yang bersangkutan, merupakan toko yang fiktif. Kecurangan yang menyangkut barang yang dibeli, misalnya bahwa barang tersebut tidak dikirim kepada pembeli, atau terjadi kelambatan pengiriman yang berkepanjangan, terjadinya kerusakan atas barang yang dikirim atau barang yang dikirimkan tersebut cacat, dan lain-lain. Kecurangan menyangkut purchase order serta pembayaran oleh pembeli, Misalnya penjual hanya mengakui bahwa jumlah barang yang dipesan kurang dari yang tercantum didalam purchase order yang dikirimkan secara electronic dan/harga per unit dari barang yang dipesan oleh pembeli dikatakan lebih tinggi daripada harga yang dicantumkan di dalam purchase order. Untuk kecurangan-kecurangan seperti diatas, undang-undang harus dapat memberikan perlindungan hukum kepada konsumen yang beriktikad baik, seperti perlindungan yang diberikan kepada konsumen yang melakukan jual beli di dunia nyata sebab sampai saat ini belum ada UU yang secara khusus mengatur e-commerce. Adapun kecurangan lainnya yang dapat merugikan konsumen seperti penyalahgunaan informasi pembeli saat mengakses situs e-commerce dan cara pembayarannya dapat dilindungi dengan cara mengatur sistem keamanan di internet dan metode pembayaran dalam e-commerce sebagai bentuk perlindungan terhadap konsumen dalam transaksi e-commerce. Sistem keamanan di internet seyogyanya diatur untuk melindungi konsumen sehingga dapat terciptanya 2 hal, yaitu data yang dikirimkan oleh konsumen tidak secara “fisik” diambil oleh pihak lain yang tidak berhak atau data yang dikirimkan konsumen dapat “diambil secara fisik”, namun yang bersangkutan tidak dapat membacanya. Sedangkan metode pembayaran dalam e-commerce yang harus diperhatikan adalah Security Data atau informasi yang berhubungan dengan hal-hal sensitif semacam nomor kartu kredit dan password tidak boleh sampai “dicuri” oleh yang tidak berhak karena dapat disalahgunakan dikemudian hari; Confidentiality Perusahaan harus dapat menjamin bahwa tidak ada pihak lain yang mengetahui terjadinya transaksi, kecuali pihak-pihak yang memang secara hukum harus mengetahuinya misalnya Bank. Integrity Sistem harus dapat menjamin adanya keabsahan dalam proses jual beli, yaitu harga yang tercantum dan dibayarkan hanya berlaku untuk jenis produk atau jasa yang telah dibeli dan disetujui bersama; Authentication proses pengecekan kebenaran. Di sini pembeli maupun penjual merupakan mereka yang benar-benar berhak melakukan transaksi seperti yang dinyatakan oleh masing-masing pihak; Authorization Mekanisme untuk melakukan pengecekan terhadap keabsahan dan kemampuan seorang konsumen untuk melakukan pembelian adanya dana yang diperlukan untuk melakukan jual beli; Assurance Kondisi ini memperlihatkan kepada konsumen agar merasa yakin bahwa merchant yang ada benar-benar berkompeten untuk melakukan transaksi jual beli melalui internet tidak melanggar hukum, memiliki sistem yang aman. 9. Apa bentuk-bentuk pelanggaran pidana dalam e-commerce? Dalam transaksi e-commerce seringkali terjadi penipuan atau kecurangan-kecurangan. Kecurangan-kecurangan tersebut biasanya terjadi menyangkut keberadaan penjual, barang yang dibeli, dan pembayaran pembeli konsumen. Pasal 115 Undang-undang Perdagangan mengatur mengenai tindak pidana yang dilakukan dalam e-commerce, yakni setiap pelaku usaha yang memperdagangkan barang dan/atau jasa dengan menggunakan sistem elektronik yang tidak sesuai dengan data atau informasi sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 65 ayat 2 dipidana dengan pidana penjara paling lama 12 dua belas tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp dua belas miliar rupiah.
pertanyaan diskusi tentang e business